Lompat ke konten
Kategori Home » Artikel Terbaru

Artikel Terbaru

Metoda Person Centered Map

Metoda person centered map menekankan pada pergerakan manusia pada periode waktu tertentu, di mana teknik ini berkaitan dengan tidak hanya satu tempat atau lokasi, akan tetapi beberapa tempat/ lokasi. Pada place center mapping, peneiiti berhadapan dengan banyak manusia, sedangkan pada person centered mapping peneliti berhadapan dengan seseorang atau kelompok manusia yang khusus diamati.

Selengkapnya »Metoda Person Centered Map

Kekuatan Mengikat Secara Hukum Instrument Hak Azasi Manusia

Secara umum dapat dikatakan bahwa suatu instrument internasional yang dituangkan dalam bentuk perjanjian internasional pada hakikatnya akan mengikat negara pihak, apabila negara yang bersangkutan telah menyatakan diri untuk terikat pada perjanjian internasional tersebut. Cara menyatakan terikat pada perjanjian internasional dapat dilakukan melalui Penanda Tanganan (Signature), Pertukaran Instrumen yang membentuk Perjanjian (exchange of Instruments constituting a treaty), Ratifilasi (ratification) Penerimaan (acceptance), Persetujuan (approval) atau Aksesi (accession), atau cara lain yang telah disepakati.

Selengkapnya »Kekuatan Mengikat Secara Hukum Instrument Hak Azasi Manusia

Hukum Hak Asasi Manusia

Pengartian dan Ruang Lingkup Hak Azasi Manusia

Hak asasi adalah hak yang dimiliki oleh manusia yang diperoleh dan dibawanya bersamaan dengan kelahiran atau kehadirannya di dalam kehidupan masyarakat. Adanya hak pada seseorang karena ia mempunyai suatu keistimewaan yang membuka kemungkinan baginya untuk diperlakukan sesuai dengan keistimewaan tersebut.

Selengkapnya »Hukum Hak Asasi Manusia

Adaptasi dan Tekanan Lingkungan

Ahli psikologi pertama yang mencoba membuat konsep hubungan manusia dan lingkungan adalah Lewin (1951). Lewin memformulasikan lingkungan dengan persamaan sebagai berikut, B=f (P,E) yang bermakna, B/ Behavior (perilaku) adalah fungsi dari P/ Person (manusia) dan E/ Environment (lingkungan). Lawton dan Nahemow (1973) mencoba untumengembangkan hubungan ini lebih jauh dengan melihat terminologi person sebagai sebuah kompetensi dalam domain biologis, fungsi sensorik, kemampuan kognitif dan kekuatan ego.

Selengkapnya »Adaptasi dan Tekanan Lingkungan

Teori Adaptasi Lingkungan

Menurut teori adaptasi, manusia dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, walaupun lingkungannya berubah-ubah. Namun ada orang yang mudah menyesuaikan diri dan ada yang sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan. Menurut Bell dalam Sarwono (1991) manusia memiliki mekanisme adaptasi terhadap lingkungan yaitu : adaptation by adjustment, adaptation by reaction, adaptation by withdrawl.

Selengkapnya »Teori Adaptasi Lingkungan

Pemahaman Tentang Fenomena Perilaku

Pengkajian lingkungan perilaku dalam arsitektur meliputi kajian hubungan antara lingkungan dan manusia dan penerapannya dalam proses perancangan. Beberapa hal yang terkandung dalam kajian tersebut adalah interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam skala mikro, meso dan makro. Interaksi yang dimaksud akan menjangkau faktor psikologis baik yang eksplisit (kasat mata/ tangible) dapat maupun yang implisit (tidak kasat mata).

Selengkapnya »Pemahaman Tentang Fenomena Perilaku