Lompat ke konten
Kategori Home » Farmasi

Farmasi

KINETIKA INTERAKSI OBAT-RESEPTOR

  • oleh

 Mengacu pada penelitian Langley dengan menggunakan alkaloid, Erlich (1909) menduga bahwa aksi alkaloid pada reseptor adalah mudah lepas dan reversibel, dan tidak melibatkan ikatan kimia yang kuat. Analog! aksi obat pada reseptor adalah konsep kunci (obat) dengan gembok (reseptor). Asumsi sederhana mengenai pembentukan kompiek obat dengan reseptor diekspresikan sebagai reaksi kimia seperti berikut:

Selengkapnya »KINETIKA INTERAKSI OBAT-RESEPTOR

KONSEP RESEPTOR DALAM ILMU FARMASI

  • oleh

Pada tahun 1970 farmakologi telah memasuki tahap baru yaitu penelitian  mengenai reseptor yang meliputi teori reseptor, mekanisme reseptor yang  melibatkan eksperimental labeling reseptor. Pendekatan pertama kali adalah  diterapkan pada penelitian reseptor asetilkolin nikotinik. Racun ular kobra  mengandung polipeptida yang berikatan sangat spesifik terhadap reseptor  asetilkolin.

Selengkapnya »KONSEP RESEPTOR DALAM ILMU FARMASI

KASKADE LITIK

  • oleh

Kaskade litik (penyerang membran) melibatkan komponen C5, C6, C7, C8 dan C9. C5 convertase yang diturunkan dari kaskade klasik maupun alternatif memecah C5 menjadi C5a dan C5b. C5b mengikat C6 dan selanjutnya C7 menghasilkan kompleks C5b67 yang hidrofobik, yang menyerang dengan cepat membrane plasma (Gambar 7)

Selengkapnya »KASKADE LITIK

KASKADE LEKTIN

  • oleh

Adanya  kaskade  lektin,  aktivasi  C4  dapat  dicapai  tanpa  partisipasi antibodi dan Cl (Gambar 2). Kaskade ini diinisiasi oleh 3 protein, yaitu :

Selengkapnya »KASKADE LEKTIN

Komplemen

Komplemen adalah senyawa yang mampu melisis sel yang diselimuti Ab, labil panas (rusak, jika dipanaskan pada suhu 56°C, selama 30 menit).

Selengkapnya »Komplemen

RADIO IMMUNOASSAY (RIA)

  • oleh

Metoda Radio Immunoassay (RIA) poertama dikembangkan oleh S.A. Berson dan RS.Yallow dalam akhir 1950 untuk menentukan insulin dalam serum albumin. Sekarang, metoda digunakan secara ekstensif untuk menentukan beberapa hormon, enzim, dan obat dalam jumlah kecil (10-9 — 10-12 M). Dalam plasma manusia agar supaya Assess berbagai kondisi penyakit. Term umum untuk metoda ini di dalam keduanya sistem immun dan non immun adalah penetapan kadar ikatan kompetitif (CBA)

Selengkapnya »RADIO IMMUNOASSAY (RIA)