Lompat ke konten
Kategori Home » Artikel Terbaru

Artikel Terbaru

TEORI NEGARA

Teorisasi politik selalu mengalami pergeseran dalam dimensi dikotomik negara dan masyarakat. Pada tahun 1950-an , kegiatan teorisasi dan penelitian ilmuwan politik, lebih memfokuskan analisis di sisi masyarakat (society centric) . Pada masa-masa itu, ilmuwan politik dengan antusias dan optimistik berharap melihat masyarakat baru itu sebagai pembuktian keampuhan the idea of progress” yang telah merubah wajah Eropa Barat dan Amerika Utara dua abad sebelumnya.

Selengkapnya »TEORI NEGARA

PROTECTIVE DEMOCRACY

Salah satu warisan penting pengalaman demokrasi pada periode Athena adalah gagasan tentang kewarganegaraan. Gagasan ini percaya setiap individu dapat menjadi warganegara yang terlibat aktif dalam kehidupan kenegaraan, tidak sebatas menjadi obyek perintah para penguasa. Sayangnya di abad pertengahan gagasan kewarganegaraan kalah bersaing dengan gagasan nonsekular homo credens yang sangat dipengaruhi tradisi berpikir agama Kristen.

Selengkapnya »PROTECTIVE DEMOCRACY

Pembangunan Sebagai Masalah

Pembangunan selalu dikaitkan dengan cita cita yang optimis yaitu adanya perbaikan dari kualitas hidup masyarakat. Sehingga melaksanakan pembangunan adalah dalam rangka untuk mencapai peningkatan kualitas hidup masyarakat yang muaranya pada tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Selengkapnya »Pembangunan Sebagai Masalah

Pengawasan Masyarakat

Pengawasan Masyarakat adalah pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap aparatur pemerintah yang dapat berupa kritik, saran, pertanyaan dan lain-lain yang datang dan masyarakat mengenai pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan yang ditujukan pada satuan organisasi/unit kerja tertentu.

Selengkapnya »Pengawasan Masyarakat

Apa itu Spurious Correlation

Spurious Correlation (atau sering juga disebut dengan korelasi palsu) adalah hubungan antara dua variabel yang tampaknya kausal tetapi tidak. Spurious Correlation disebut juga dengan korelasi palsu, karena setiap ketergantungan yang diamati antara variabel hanya karena kebetulan atau keduanya terkait dengan beberapa pembaur yang tak terlihat.

Selengkapnya »Apa itu Spurious Correlation

Apa itu Scatter Plot

Scatter Plot sering juga disebut dengan bagan sebar atau grafik sebar, adalah penggunaan titik-titik untuk mewakili nilai untuk dua variabel numerik yang berbeda. Posisi setiap titik pada sumbu horizontal dan vertikal menunjukkan nilai untuk titik data individual. Scatter plot digunakan untuk mengamati hubungan antar variabel.

Selengkapnya »Apa itu Scatter Plot

Tidy Data

Tidy Data adalah cara standar untuk memetakan makna kumpulan data ke strukturnya. Kumpulan data berantakan atau rapi tergantung pada bagaimana baris, kolom, dan tabel dicocokkan dengan pengamatan, variabel, dan tipe.

Selengkapnya »Tidy Data

Pengertian dan Contoh Korelasi Parsial

Korelasi parsial mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel, sambil mengendalikan pengaruh satu atau lebih variabel lainnya. Misalnya, Anda mungkin ingin melihat apakah ada korelasi antara jumlah makanan yang dimakan dan tekanan darah, sambil mengontrol berat badan atau jumlah olahraga. Dimungkinkan untuk mengontrol beberapa variabel (disebut variabel kontrol atau kovariat). Namun, lebih dari satu atau dua biasanya tidak disarankan karena semakin banyak variabel kontrol, semakin tidak andal pengujian Anda.

Selengkapnya »Pengertian dan Contoh Korelasi Parsial