Lompat ke konten
Kategori Home » Sosial Politik » Halaman 23

Sosial Politik

Organisasi dan Manajemen Pemerintahan sebagai Sektor Publik

Dari beberapa uraian tersebut, dapat dikatakan bahwa pemerintahan adalah aspek personal atau faktor manusia dan negara. Organisasi dan manajemen Pemerintahan   dalam   pemahaman   tersebut   dilihat   sebagai   satu   kesatauan organisasional dan manajerial yang mengatur dan menjalankan suatu kebiajkan. Kebijakan tersebut diarahkan pada masyarakat sebagi objeknya. Bisa dikatakan, bahwa  setiap  kebijakan  yang  dirumuskan  pemerintah  selalu  mempengaruhi kehidupan  publik  dengan  kata  lain  organisasi  dan  manajemen  pemerintahan bergerak dalam wilayah public sector.

Selengkapnya »Organisasi dan Manajemen Pemerintahan sebagai Sektor Publik

Distingsi Definisi Negara dan Pemerintahan

Pembahasan tentang organisasi dan manajemen pemerintahan tentunya harus melibatkan beberapa pengertian dasar sebagai suatu upaya pemahaman lebih   lanjut   pada   pertemuan-pertemuan   sebelumnya   telah   dibahas   banyak mengenai organisasi dan manajemen menyangkut pengertian, karakter, fungsi dan lain-lain. Disini akan diuraikan konsep lain yang juga penting, yaitu pemerintahan dan karakter organisasi dan manajemen pemerintahan.

Selengkapnya »Distingsi Definisi Negara dan Pemerintahan

DISTINGSI ORGANISASI DAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN DENGAN SEKTOR PRIVAT DAN SEKTOR VOLUNTARY

Dalam melaksanakan pembangunan dan kebijakan di sektor publik, tidak bisa sepenuhnya dipenuhi dan dijalankan oleh pemerintahan. Hal ini disebabkan karena adanya keterbatasan yang melingkupi organisasi pemerintahan yang ada baik dalam konteks manajerial pendanaan, pemahaman masalah yang berbeda dengan masyarakat, keterbatasan informasi maupun benturan kepentingan antara elemen-elemen yang ada dalam satu negara termasuk pemerintah.

Selengkapnya »DISTINGSI ORGANISASI DAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN DENGAN SEKTOR PRIVAT DAN SEKTOR VOLUNTARY

Direct Democracy

Model direct democracy bersumber dari pemikiran Karl  Marx dan  Friedrich Engels. Gagasan keduanya tentang demokrasi berangkat dari kritikan terhadap beberapa kecenderungan dalam tradisi berpikir protective dan developmental democracy yang menjadi basis utama model demokrasi liberal modern. Pertama, Marx  dan  Engels  menolak  kebiasaan  pemikir  liberal  menempatkan  individu sebagai unit politik—dan analisis—paling penting. Sebaliknya kedua pemikir ini menekankan arti penting kolektivisme, terutama kelas, sebagai penggantinya.

Selengkapnya »Direct Democracy

Hubungan antara Ketegori Sosial dengan Kriminalitas

Secara   naluriah   manusia   mempunyai   kecenderungan   untuk   berkumpul, berinteraksi dan berintegrasi dengan manusia lain yang dirasa memiliki kondisi sosial, budaya, dan ekonomi yang relatif sama. Ketika berada pada suatu tempat tertentu, manusia akan memilih, mana yang dianggap cocok dan mana yang dianggap tidak cocok untuk diajak bergaul, berbincang-bincang atau berinteraksi. Pemilihan ini sudah tentu tidak terjadi secara kebetulan, akan tetapi didasarkan pada perkiraan bahwa pihak yang dipilih itu memiliki kondisi tertentu yang relatif sama.

Selengkapnya »Hubungan antara Ketegori Sosial dengan Kriminalitas

Pola-pola Pembeda Vertikal dalam Struktur Sosial

Lapisan-lapisan sosial, diartikan sebagai penggolongan orang orang yang termasuk  dalam  suatu  sistem  sosial  tertentu  ke  dalam  lapisan-lapisan  hirarkis berdasar parameter tertentu seperti : Power (kekuasaan), Privilege (kehormatan), Prestise (simbol bergengsi), dan Performence (penampilan). Penggolongan ini sendiri dimaksudkan sebagai penempatan diri sendiri atau orang lain, ke dalam suatu lapisan tertentu, yang disertai dengan anggapan bahwa dirinya berada pada tempat yang lebih rendah, sama atau lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan orang lain.

Selengkapnya »Pola-pola Pembeda Vertikal dalam Struktur Sosial

Dimensi-dimensi Struktur Sosial

Di dalam uraian tentang pengertian, telah dikemukakan bahwa struktur sosial menunjuk pada pola-pola pembedaan di dalam kehidupan social, baik pola pembeda berdimensi horizontal, vertical maupun mobilitas. Secara rinci dapat dikemukakan bahwa  pola-pola  pembeda  tersebut  mencakup  : 

Selengkapnya »Dimensi-dimensi Struktur Sosial