Model Berlo
Model Berlo di kemukakan pada tahun 1960, model ini dikenal dengan model SMCR, kepanjangan dari Source (sumber), Massege (pesan), Channel (saluran), Receiver (penerima).
Selengkapnya »Model BerloModel Berlo di kemukakan pada tahun 1960, model ini dikenal dengan model SMCR, kepanjangan dari Source (sumber), Massege (pesan), Channel (saluran), Receiver (penerima).
Selengkapnya »Model BerloTahun 1957 Bruce Westley dan Malcolm MacLean, menerapkan suatu model yang mencakup komunikasi antarpribadi dan komunikasi massa, dan memasukkan umpan balik sebagai bagian integral dari proses komunikasi.
Selengkapnya »Model Westley dan MacLeanTheodore Newcomb (1953) memandang komunikasi dari perspektif psikologi- sosial. Dalam model ini komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang-orang mengoreientasikan diri terhadap lingkungan mereka.
Selengkapnya »Model NewcombMenurut Wilbur Schramm komunikasi senantiasa membutuhkan tiga unsur; sumber (source), pesan (message) dan sasaran (destination) sumber boleh jadi seorang individu (bebicara, menulis, menggambar, memberikan isyarat) atau suatu organisasi komunikasi (surat kabar, penerbit, stasiun televisi, studio film).
Selengkapnya »Model SchrammModel ini sering disebut model matematis atau model teori informasi adalah model yang pengaruhnya paling kuat atas model teori komunikasi lainnya. Dasar pembuatan model ini adalah Shannon seorang insinyur pada Bell Telephone dan berkepentingan menyampaikan besan dengan cermat melalui telepon. Weaver mengembangkan konsep Shannon untuk menerapkan pada semua bentuk komunikasi. Untuk menjawab pertanyaan “Apa yang terjadi pada informasi sejak saat dikirimkan hingga diterima?”
Selengkapnya »Model Shannon dan WeayerModel ini dikemukakan tahun 1948 oleh Harold Lasswell yang menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi yang diembannya dalam masyarakat. Lasswell mengemukakan ada tiga fungsi komunikasi; pertama, pengawasan lingkungan yang mengingatkan anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkunganl kedua, korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespon lingkungan; ketiga, transmisi warisan social dari suatu generasi ke generasi lainnya,
Selengkapnya »Model LasswellKita dapat menggolongkan model dengan berbagai cara. Gerhard J Hanneman dan William J. McEwen mengambarkan suatu taksonomi model dalam bagan seperti gambar di atas :
Selengkapnya »Tipologi Model Model KomunikasiDalam memahami fenomena komunikasi akan diperlukan penggunaan model- model komunikasi. Model adalah representasi suatu fenomena, baik nyata maupun abstrak, dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting fenomena tersebut.
Selengkapnya »Fungsi Model KomunikasiPersoalan sentral protective democracy adalah penekanan yang berlebihan pada liberalisme dan kecenderungan menjadikan demokrasi sebagai alat untuk mencapai dan melindungi kebebasan sipil. Di saat bersamaan kebanyakan pemikir model ini tergolong reluctant democrats. Sebagian besar mewarisi kecurigaan terhadap tirani mayoritas yang justeru berpotensi mengancam perwujudan demokrasi itu sendiri.
Selengkapnya »DEVELOPMENTAL DEMOCRACYSebagai gagasan, model ataupun konsep pemikiran demokrasi merupakan bagian penting dari sebuah proyek besar sejak abad pertengahan yang bernama Enlightenment. Dalam hal ini penggagas demokrasi—seperti umumnya para filosof Enlightenment—mempertimbangkan semua umat manusia sebagai indefinitely perfectible. Setiap orang dianggap memiliki kecakapan untuk membimbing dirinya sendiri melalui kemampuan mengembangkan kapsitas reason-nya. Reason kemudian dianggap sebagai sesuatu yang sama bagi all thinking sbjects, all nations, all epochs and all cultures.
Selengkapnya »DEMOCRACY Dan POST-ENLIGHTENMENT CRITICISM