Lompat ke konten
Kategori Home » Sosial Politik » Halaman 20

Sosial Politik

Birokrasi Menurut Weber

Analisa Weber mengenai birokrasi hanyalah suatu aspek kecil dari perhatiannya yang besar mengenai fenomena yang khas dari peradaban Eropa Barat. Dalam pandangannya, tumbuhnya rasionalitas merupakan kunci penting untuk memahami perkembangan berbagai fenomena yang terjadi di dalam masyarakat Eropa pada masa itu. Ini sesuai dengan kenyataan bahwa salah satu ciri khas dari ide-ide teoritis yang dikemukakan Weber sangat luas terjalin dengan analisis historis.

Selengkapnya »Birokrasi Menurut Weber

Apa itu Birokrasi ?

Birokrasi adalah suatu bentuk organisasi formal yang sangat populer dalam berbagai kajian sosiologi, terutama dalam kajian sosiologi organisasi. Konsep birokrasi kemudian telah berkembang menjadi suatu istilah yang tidak hanya dipergunakan dikalangan para ahli ilmu sosial, khususnya ahli sosiologi, adminsitrasi maupun ilmu politik, tetapi istilah ini telah menjadi istilah yang biasa dipergunakan oleh masyarakat luas.

Selengkapnya »Apa itu Birokrasi ?

Perbedaan dan Persamaan Organisasi Formal Dengan Organisasi Informal

Dilihat dari beberapa karakteristik yang dimilikinya, organisasi formal dan organisasi informal dapat dikomparasikan sehingga nampak adanya berbagai persamaan dan perbedaan. Dilihat dari sisi ini maka selain akan diperoleh gambaran yang menunjukkan persamaan maka juga akan dapat dilihat adanya perbedaan yang secara mendasar terjadi antara organisasi formal dan organisasai informal.

Selengkapnya »Perbedaan dan Persamaan Organisasi Formal Dengan Organisasi Informal

Dasar Tipologi Organisasi

Suatu tipologi mengenai fenomena organisasi semestinya memberikan gambaran yang menyeluruh, bukan hanya mengenai sesuatu hal saja dari fenomena organisasi yang kompleks. Hal ini disebabkan karena organisasi merupakan sesuatu yang sifatnya kompleks, sehingga tipologi mengenai fenomena organisasi yang dibuat memberikan cerminan dari kekompleksitasannya itu.

Selengkapnya »Dasar Tipologi Organisasi

Teori – Teori Yang Menjelaskan Memori

Dalam  komunikasi  intrapersonal,  memori  memegang  peranan  penting  dalam mempengaruhi persepsi (dengan menyediakan kerangka rujukan) maupun berpikir. Mempelajari memori membawa kita pada psikologi kognitif, terutama sekali, pada model  manusia  sebagai  pengolah  informasi.  Robert  T.  Craig (1979)  bahkan meminta   ahli   komunikasi   agar   mendalami   psikologi   kognitif   dalam   upaya menemukan cara-cara baru dalam menganalisa pesan dan pengolahan pesan.

Selengkapnya »Teori – Teori Yang Menjelaskan Memori

Pengertian Persepsi dan Faktor Penentu Persepsi

Persepsi adalah pengalam tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi ialah memberikan makna pada stimuli inderawi (sensory stimuli). Hubungan sensasi dengan persepsi  sudah  jelas.  Sensasi  adalah  bagian  dari  persepsi.  Walaupun  begitu, menafsirkan, makna informasi inderawi tidak hanya melibatkan sensasi, tetapi juga atensi, ekspektasi, motivasi, dan memori. Persepsi, seperti juga sensasi, ditentukan oleh faktor personal dan faktor situasional. Aspek awal yang sangat mempengaruhi pesepsi pada manusia yakni perhatian.

Selengkapnya »Pengertian Persepsi dan Faktor Penentu Persepsi

Model dan Prinsip Good Governance (Otonomi Daerah)

Otonomi daerah mempunyai karakteristik sebagai berikut: pemerintah pusat mengurusi hal yang makro strategis, pemerintah daerah diberdayakan, partisipasi masyarakat dalam proses politik di daerah ditingkatkan, daerah ikut   dalam pelaksanaan pengelolaan kekayaan daerah. Agar dalam pelaksanaan otonomi daerah tidak mengarah pada bentuk power tend to corrupt, maka harus diikuti pengelolaan pemerintahan yang balk “Good Governance”.

Selengkapnya »Model dan Prinsip Good Governance (Otonomi Daerah)