Lompat ke konten
Home » Sosial Politik » Pengertian Struktur Sosial

Pengertian Struktur Sosial

  • oleh
  • Februari 4, 2021Februari 4, 2021

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan struktur sosial itu ? Apa  sebenarnya  yang  dimaksud  dengan  pernyataan  bahwa  masyarakat  perlu dipandang sebagai makhluk struktural ?

Hendropuspito dalam Sosiologi Sistematik (1989 : 89 ) menguraikan bahwa kata struktur berasal dari bahasa latin “structum” yang berarti menyusun, membangun, atau mendirikan. Berdasar arti kata tersebut, disimpulkan bahwa Struktur Sosial berarti susunan masyarkat.

Sementara itu lebih lanjut dikemukakan pula bahwa berdasar arti definitif, Struktur social berarti skema penempatan nilai-nilai sosial-budaya clan organ-organ macyarkat   pada   posisi   yang   dianggap   sesuai,   demi   berfungsinya   organisme macvarakat sebagai suatu keseluruhan, dan demi kepentingan masing-masing bagian untuk . jangka waktu yang relatiflama.

Oleh Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, struktur sosial dinyatakan sebagai:

Keseluruhan jalinan antara unsur-unsur pokok, yakni kaedah-kaedah .canal. lembaga-lembaga social, kelompok-kelompok serta lapisan-lapisan social.

Sementara itu Peter M. Blau, menyatakan bahwa

Social structure refers to the pattern discernible in social life the regularities observed, the configuration detected.

Struktur sosial menunjuk pada pola-pola pembedaan dalam kehidupan sosial, kebiasaan-kebiasaan yang dapat diamati, dan konfigurasi yang dapat diditeksi. (Peter M. Blau, 1975)

Atas dasar pengertian diatas, secara lengkap dapat dinyatakan bahwa :

Struktur sosial adalah menunjuk pada pola-pola pembedaan dalam kehidupan sosial, dan pola pembeda ini melahirkan suatu susuanan atau komposisi posisi maupun kedudukan seseorang atau sekelompok orang di antara sekelompok orang yang lain atau di antara anggota masyarakat yang lain.

Pola-pola  pembeda  ini  dapat  dilihat  dari  berbagai  dimensi,  baik  dimensi horisontal, vertikal maupun mobilitas. Sadar maupun tidal( sadar, di dalam kehidupan manusia   ini   didapati  adanya   kesamaan-kesamaan   serta   sekaligus   perbedaanperbedaan individual atau biasa disebut sebagai Individual Diferent. Serta  adanya  kesamaan-kesamaan  dan  perbedaan-perbedaan  kolektif,  yang membawa kehidupan manusia dalam penggolongan-penggolongan atau klasifikasiklasifikasi tertentu, Penggolongan atau klasifikasi ini sudah barang tentu ada alat ukurnya atau parameternya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.