Lompat ke konten
Kategori Home » Arsitektur » Halaman 4

Arsitektur

Pemahaman Tentang Individu Dan Kelompok Manusia

Kelompok manusia sebagai pengguna ruang memiliki kebutuhan yang berbeda dan dipengaruhi oleh sifat lingkungannya. Kelompok manusia dapat ditinjau secara fender (pria atau wanita); etnis; umur (anak-anak, dewasa, manula) ; profesi; kemampuan dalam konteks difabel. Pentingnya mempelajari faktor perilaku manusia adalah untuk memberikan kepada arsitek perbendaharaan pengalaman yang dapat diterapkan dalam setiap kegiatan mendesain yang melibatkan kelompok manusia tersebut.

Selengkapnya »Pemahaman Tentang Individu Dan Kelompok Manusia

Hutan Kota

Pengadaan hutan di dalam kota atau disebut hutan kota sangat diperlukan, khususnya untuk fungsi penghijauan kota yang mampu menciptakan iklim mikro perkotaan. Disebut hutan kota karena jenis tanaman yang ditanam berupa pohon-pohon besar, yang ditanam secara berkelompok menyerupai hutan. Pengadaan hutan kota telah banyak dijumpai di kota-kota besar.

Selengkapnya »Hutan Kota

Pertanian Kota

Kata pertanian selalu diasosiasikan dengan pedesaan, karena di daerah pedesaanlah umumnya bercocok tanam dilakukan. Padahal, kota merupakan area yang sangat potensial untuk kegiatan pertanian yang produktif. Memang kegiatan ini belum merupakan hal yang biasa dilakukan di kota-kota besar di negara kita. Semua kebutuhan kota yang berhubungan dengan hasil pertanian disediakan oleh desa, sehingga kota sangat tergantung pada desa.

Selengkapnya »Pertanian Kota

Permasalahan Ruang Terbuka Dan Ruang Terbuka Hijau Kota

Dari banyak peristiwa penting yang terjadi pada abad 20, proses percepatan urbanisasi dan perkembangan kota, khususnya di negara berkembang, merupakan suatu hal yang sangat fenomenal. Implikasi percepatan urbanisasi dan perkembangan kota terhadap persoalan-persoalan lingkungan sangatlah besar dan kompleks Peningkatan jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan tentunya mempunyai implikasi yang sangat besar bagi perkembangan dan penataan kota, terutama karena tuntutan perkembangan berbagai fasilitas dan ruang kota.

Selengkapnya »Permasalahan Ruang Terbuka Dan Ruang Terbuka Hijau Kota

Kebutuhan Ruang Terbuka Untuk Kota

Ruang terbuka publik, khususnya taman kota (park), disamping dibutuhkan untuk paru-paru kota, juga untuk melayani kebutuhan ruang terbuka hijau bagi warga kota, yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat melakukan kegiatan rekreasi atau relaksasi. Mesipun demikian, standard pasti tentang kebutuhan ruang terbuka yang harus disediakan untuk kota maupun lingkungan permukiman belum ada, khususnya bagi kota-kota di Indonesia.

Selengkapnya »Kebutuhan Ruang Terbuka Untuk Kota

Manfaat Penghijauan Kota

Keberadaan tanaman sangat penting bagi kota. Pohon dapat menghasilkan keteduhan, keindahan, dan banyak manfaat lainnya. Dari sudut eko-perancangan urban, beberapa manfaat penghijauan kota antara lain: mempengaruhi iklim kota, manfaat teknis, sebagai habitat burung dan satwa lain, serta manfaat lainnya seperti arsitektural, keindahan, dan memberikan efek psikologis manusia.

Selengkapnya »Manfaat Penghijauan Kota

Vegetasi

Salah satu faktor utama dalam pemilihan jenis tanaman untuk penghijauan kota adalah kebutuhan untuk mendapatkan volume penghijauan yang tinggi, karena tanaman mempunyai manfaat tinggi terhadap efek ekologi, seperti fungsi bioklimatik (Spitthover dalam Kennedy dan Kennedy, 1997).

Selengkapnya »Vegetasi

Ruang Terbuka Hijau Kota

Salah satu bagian dari ruang terbuka kota adalah ruang terbuka hijau, yang dengan jenis vegetasi, lokasi dan pola tumbuhnya akan membentuk tata hijau kota. Ruang terbuka hijau (green open space) dapat diartikan sebagai ruang atau area terbuka di dalam kota yang ditumbuhi tanaman hijau, balk berupa pohon besar, semak, perdu, maupun rumput (Gordon, 1990). Ruang untuk menanam tanaman tampaknya menjadi faktor yang paling kritis dalam upaya penghijauan kota.

Selengkapnya »Ruang Terbuka Hijau Kota