Lompat ke konten
Kategori Home » Arsitektur » Halaman 13

Arsitektur

Eco Properti

Eko properti adalah penghubung antara manusia dengan lingkungannya secara keseluruhan.  Penyelesaian  secara  interdisiplin  memungkinkan  untuk  dapat memenuhinya. Dalam   hal   ini,   eco   properti   harus   menggunakan   teknologi   yang menyesuaikan dengan alam untuk menetralisir keadaan kritis tersebut di atas.

Selengkapnya »Eco Properti

Apa itu Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan   berkelanjutan   adalah   pembangunan   yang   memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengurangi peluang bagi generasi mendatang untuk mendapatkan   kesempatan   hidup (Djayadiningrat,            ).   Arsyad       (2005) menyatakan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa harus mengorbankan kebutuhan generasi mendatang .

Selengkapnya »Apa itu Pembangunan Berkelanjutan

Perumahan dan Permukiman

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman disebutkan pengertian dasar istilah perumahan dan permukiman. Perumahan dimaksudkan sebagai suatu kelompok rumah yang memiliki fungsi lingkungan tempat hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan, sedangkan permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik yang berupa kawasan perkotaan maupun pedesaan yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan.

Selengkapnya »Perumahan dan Permukiman

Perkotaan dan Lingkungan

Kota   merupakan   suatu   wilayah   administrasi   yang   ditetapkan   oleh pemerintah; kepadatan penduduknya tinggi; sebagian besar wilayah merupakan daerah terbangun dengan jalur lalu lintas dan transportasi; serta merupakan kegiatan  perekonomian  non  pertanian (Richardson, 1978).  Galion (1986) menyatakan bahwa kota merupakan konsentrasi manusia dalam suatu wilayah geografis  tertentu  dengan  mengadakan  kegiatan  ekonomi.  Dickinson  dalam Jayadinata (1992) mengungkapkan bahwa kota adalah suatu permukiman yang bangunan  rumahnya  rapat  dan  penduduknya  bernafkah  bukan  dari  hasil pertanian.

Selengkapnya »Perkotaan dan Lingkungan

Faktor-faktor Dalam Menentukan Lokasi Perumahan

Penentuan lokasi perumahan dapat didasarkan pada beberapa pertimbangan. Karsten (1920) mengajukan gagasan bahwa lokasi perumahan didasarkan pada tingkat ekonomi bukan dipisahkan atas dasar etnis. Watts (1950), menerapkan prinsip zoning dan sejak itu pengertian kota lebih ditekankan pada land use planning. Ide dasar pembangunan perumahan adalah menciptakan kreasi suatu lingkungan pemukiman kota yang terpadu dan harmonis sebagai suatu kesatuan fungsi tersendiri (Djoyodiputro, 1992).

Selengkapnya »Faktor-faktor Dalam Menentukan Lokasi Perumahan