Lompat ke konten
Kategori Home » Arsitektur » Halaman 12

Arsitektur

Syarat Pipa Untuk Distribusi Air

Pipa distribusi harus terbuat dari bahan-bahan tahan karat dengan jenis sebagai berikut:

  1. Logam. Contoh: baja, besi, atau tembaga yang digalvanis.

2. Plastik. Contoh: polyethylen (PE), acrityonitile butadiena stryrene (ABS), polyvinit chlorida (PVC), polyvinit dichlorida (PVDC).

Pipa-pipa yang digunakan untuk pendristribusian air harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

Selengkapnya »Syarat Pipa Untuk Distribusi Air

Spillback Tank dan Presure Reducer Valve (PRV, katup reduksi tekanan)

Spillback Tank

adalah tangki pembantu yang diletakkan pada setiap lantai tertentu. Tiap tangki dilengkapi dengan katup pengendali tekanan. Bila tekanan air tinggi maka katup akan menutup. Hal terpenting dalam sistem tangki atap ini adalah menentukan letak tangki tersebut apakah dipasang dalam langit-langit, di atas atap, atau dipasang dalam menara khusus. Penentuan ini harus didasarkan pada jenis alat plumbing yang terpasang pada lantai tertinggi bangunan dan yang menentukan tekanan kerja tertinggi.

Selengkapnya »Spillback Tank dan Presure Reducer Valve (PRV, katup reduksi tekanan)

Down Feed System

Down Feed System adalah sistem air ditampung dulu di tangki bawah (ground tank), kemudian dipompakan  ke tangki atas (upper tank) yang biasanya dipasang di atas atap atau di lantai tertinggi bangunan. Dari sini air didistribusikan ke seluruh bangunan. Sistem tangki atap ini cukup efisien diterapkan karena:

Selengkapnya »Down Feed System

Up Feed System

Adalah sistem pipa distribusi langsung dari tangki bawah (ground tank) dengan pompa langsung disambungkan dengan pipa utama penyediaan air bersih pada bangunan, dalam hal ini menggunakan sepenuhnya kemampuan pompa.

Selengkapnya »Up Feed System

Water Treatmen ( Pengolahan Air)

Untuk mendapatkan kualitas air yang memenuhi persyaratan, pengadaan air bersih pada bangunan dapat dilakukan dengan treatment khusus. Water treatment ini didesain menurut kondisi air yang Baku dan pada alat yang lengkap dan baik akan memiliki komponen-komponen untuk menetralisir kondisi air secara fisis, kimiawi dan biologis. Treatment (pengolahan) air ini mempunyai empat tingkatan utama yang berurutan yaitu:

Selengkapnya »Water Treatmen ( Pengolahan Air)

Pemilihan Lokasi Perumahan dan Jenis lokasi perumahan

Penentuan lokasi perumahan dapat dilihat dari dua sisi kepentingan yang berbeda, yaitu

(1) kepentingan swasta, yaitu penentuan lokasi dengan sasaran keuntungan yang sebesar-besarnya. Keuntungan diperoleh dari meminimumkan biaya transportasi dan biaya operasi; dan

(2) kepentingan umum, yaitu pemilihan lokasi untuk memperoleh kemudahan fasilitas pelayanan umum.

Selengkapnya »Pemilihan Lokasi Perumahan dan Jenis lokasi perumahan

Variabel dan Indikator Lokasi Perumahan

Lokasi perumahan berhubungan dengan permintaan perumahan. Hal ini ditegaskan oleh penelitian yang dilakukan Elder dan Jumpano (1991) mengenai kepemilikan  lahan,  permintaan  perumahan  dan  lokasi  permukiman.  Metode penelitiannya adalah metode korelasional. Teknik analisis data dengan regresi. Sumber data untuk melakukan estimasi diperoleh dari thePanel Study of Income Dynamics (PSID) Michigan University. Sampel terdiri dari rumah tangga dengan anggota keluarga yang bekerja hanya satu orang. Hanya ada satu orang dari satu keluarga yang melakukan pergerakan ke tempat kerja dengan usia kepala keluarga antara 18 sampai dengan 65  tahun.

Selengkapnya »Variabel dan Indikator Lokasi Perumahan