Lompat ke konten
Kategori Home » Kelompok Sosial

Kelompok Sosial

Hubungan antara Kelompok-Kelompok Sosial dengan Kriminalitas

Sejumlah rangkaian atau suatu sistem yang dapat menyebabkan kelompok dikata kan bersturktur adalah : ( I) Adanya sistem dari status-status para anggotanya, (2) Ada nya nilai-nilai, norma-norma dalam mempertahankan kehidupan kelompok artinya struk tur selalu diutamakan kestabilannya ; (3) Adanya peran-peranan social (social roles) yang merupakan aspek dinamis dari struktur. Dilihat dari jenisnya, kelompok dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:

Selengkapnya »Hubungan antara Kelompok-Kelompok Sosial dengan Kriminalitas

Beberapa Masalah yang Berkaitan dengan Kelompok

Dalam kelompok, individu tidak selalu dengan mudah dapat diterima dan mendapatkan tempat baginya dalam kelompok. Penerimaan seseorang dalam kelompok dan kesediaan bekerjasama serta timbulnya solidaritas tidak merupakan sesuatu yang mudah dan datang dengan sendirinya. Dibutuhkan adanya penyesuaian baik dari anggota yang memasuki suatu kelompok maupun anggota kelompok yang telah lebih dulu ada didalam kelompok itu.

Selengkapnya »Beberapa Masalah yang Berkaitan dengan Kelompok

Dinamika Kelompok dalam Organisasi

Dalam setiap organisasi, tidak dapat dipungkiri senantiasa ditemukan adanya himpunan manusia yang memiliki karakteristik sebagai suatu kelompok. Bahkan dapat dikatakan, struktur formal dari suatu organisasi, pada dasarnya tidak lebih merupakan suatu susunan yang berisi kelompok-kelompok. Pengertian yang demikian memang benar sepanjang itu diartikan sebagai suatu susunan dimana berbagai kelompok saling berhubungan satu sama lain dan kelompok-kelompok yang ada, dalam berbagai jenis atau tipe maupun ukuran, mengisi semua tugas yang ada di dalam organisasi.

Selengkapnya »Dinamika Kelompok dalam Organisasi

Kelompok Sosial dan Organisasi Sosial

Dalam pembicaraan sehari-hari, kata “organisasi sosial” seringkali dipergunakan untuk menyebut berbagai hal yang berkaitan dengan organisasi yang ada di dalam masyarakat. Sebagai misal, kata “organisasi sosial” seringkali dikaitkan dengan suatu pengertian tentang organisasi yang tidak berorientasi pada pencarian keuntungan.

Selengkapnya »Kelompok Sosial dan Organisasi Sosial

Kelompok Formal dan Kelompok Informal

Manusia, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat, senantiasa memiliki kebutuhan. Terdapat banyak cara untuk memenuhi kebutuhan itu. Salah satu yang cukup penting adalah dengan membentuk organisasi. Organisasi mencerminkan suatu keadaan dimana beberapa orang yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dengan organisasi maka tujuan itu akan dapat dicapai, artinya, organisasi membentuk tatacara bagaimana tujuan itu dapat dicapai. lni terutama diperlukan untuk mengatur banyak aktifitas dari banyak orang.

Selengkapnya »Kelompok Formal dan Kelompok Informal

Kelompok Primer dan Kelompok Sekunder

Dalam klasifikasi kelompok-kelompok sosial, salah satu ukuran yang dipergunakan adalah penekanan pada ukuran kelompok dan derajat intensitas hubungan antar anggotanya. Ukuran ini akan menghasilkan suatu penggolongan kelompok sosial yang kecil dengan derajat intensitas hubungan antar anggotanya yang tinggi dan bersifat pribadi atau personal dengan kelompok sosial yang relatif besar dengan derajat intensitas hubungan antar anggotanya yang renggang, tidak bersifat pribadi atau bersifat impersonal.

Selengkapnya »Kelompok Primer dan Kelompok Sekunder

Kelompok Sosial In-group dan Out-group

Konsep In-group merupakan konsep yang dikemukakan oleh seorang sosiolog W.G. Sumner dalam karyanya berjudul “Folkways”. Konsep ini menjadi sangat penting dalam kaitannya dengan proses sosialisasi kelompok. Di lain pihak, konsep Out-group merupakan konsep yang diletakkan sebagai lawan dari In-group, merupakan istilah yang dikembangkan para ahli sosiologi dan telah menjadi istilah yang sangat lazim di dalam sosiologi.

Selengkapnya »Kelompok Sosial In-group dan Out-group

Macam-macam Kelompok Sosial

a.Klasifikasi Macam-macam Kelompok Sosial

Menurut Robert Bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan  ada  tidaknya  organisasi,  hubungan  sosial  antara  kelompok,  dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian membagi kelompok berdasarkan ada tidaknya organisasi hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis menjadi empat macam antara lain:

Selengkapnya »Macam-macam Kelompok Sosial