MORTALITAS
Menurut WHO, Mortalitas adalah peristiwa menghilangnya tanda-tanda kehidupan secara permanen yang dapat terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup
Selengkapnya »MORTALITASMenurut WHO, Mortalitas adalah peristiwa menghilangnya tanda-tanda kehidupan secara permanen yang dapat terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup
Selengkapnya »MORTALITASPengukuran fertilitas lebih kompleks dibanding dengan pengukuran mortalitas, karena :
Fertilitas : Jumlah kelahiran hidup yang dipunyai oleh seorang wanita atau sekelompok wanita pada usia reproduktifnya
Lahir hidup (live birth) : apabila pada waktu lahir terdapat tanda-tanda kehidupan, misalnya : menangis, berteriak, bernapas, jantung berdenyut
Selengkapnya »TEORI FERTILITASPerhatian terhadap studi kebijakan publik semakin mendapatkan perhatian dari para pakar dan paraktisi karena dua hal yaitu : pertama, perubahan orientasi dalam studi administrasi publik yang mengarah pada manegerialism tidak lagi memadai untuk menjelaskan berbagai fenomena terjadi dalam birokrasi publik karena kurang sensitif terhadap isu-isu politik. Kedua, meningkatnya rasionalitas mayarakat menyebabkan semakin besarnya tuntutan akan kualitas kebijakan yang lebih baik.
Selengkapnya »MANFAAT STUDI KEBIJAKAN BAGI PEMBANGUNANMakna Modernisasi
Diferensiasi strukturai : Pemahaman modernisasi yang mencakup evolusi dari struktur-struktur berfungsi ganda menjadi struktur-struktur berperanan khusus.
Selengkapnya »MODERNISASI DAN PROSES KEPENDUDUKANDengan demikian kita temukan sebuah situasi yang benar-benar penuh ironi dalam alam neoliberalisme sekarang. Ironi pertama adalah dominasi dari perusahaan multinasional (MNC). Sebagai perusahaan swasta semestinya mereka tunduk kepada otoritas politik tempat mereka berada, justru negara-negara yang mengakui memiliki kedaulatan (sovereignty) malah melepaskannya kepada perusahaan multinasional. Orang-orang yang tidak dipilih oleh rakyat (elected representatives), malah mampu mendiktekan jenis kebijakan yang harus diambil oleh penguasa negara yang mendapat mandat dari rakyat.
Selengkapnya »Ironi Neo-LiberalismeAda bebarapa faktor yang mendorong munculnya neoliberalisme. Yang pertama adalah munculnya perusahaan multinasional (multinational corporations-MNC) sebagai kekuatan yang nyata dan bahkan memiliki aset kekayaan yeng lebih besar daripada negara-negara kecil di dunia. Mereka ini rata-rata mempunyai kantor pusat di negara-negara maju (Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Jepang, Australia) memanfaatkan fasilitas infrastruktur yang dimiliki oleh negara-negara itu.
Selengkapnya »Faktor-faktor penyebab munculnya Neo-LiberalismeDiam-diam sebuah kata baru masuk ke dalam perbendaharaan kita: neoliberalisme-inti ideologi dan kiprah globalisasi. Memang belum sepopuler kata “komunisme” atau “kapitalisme”, tapi kata ini benar-benar telah merasuki berbagai macana entah ekonomi, politik, kebudayaan. Di kalangan aktivis yang tergabung dalam berbagai organisasi massa dan LSM, kata “neoliberal” menjadi semacam kata anatema. Sebaliknya, bagi pendukung-pendukungnya, kata itu menjadi semacam kata mantra. Dengan kata lain “neoberalisme” tidak hanya mengacu pada sebuah referen baru tali juga membelah orang-orang menjadi kelompok-kelompok: Pendukung, pengagum, penolak, bahkan orang yang tidak bersikap.
Selengkapnya »TEORI DAN IDEOLOGI NEO-LIBERALISMETelah disinggung pada uraian sebelumnya, bahwa salah satu dimensi dari perubahan sosial adalah perubahan budaya, dan perubahan budaya sendiri masih dapat dirinci menjadi beberapa dimensi lagi, yang bersifat material maupun imaterial.
Selengkapnya »Hubungan antara Perubahan Budaya dan KriminalitasPerubahan struktur sosial merupakan perubahan yang menyangkut komposisi posisi seseorang atau sekelompok orang, dalam dimensi, horisontal, vertikal maupun diagonal
Selengkapnya »Hubungan antara Perubahan Struktur Sosial dan Kriminalitas