Hama Sengon laut (Paraserianthes falcataria)
(1) Xystrocerajestiva Pascoe
Nama daerah: Uter-uter, Boktor Wowolan, Kumbang Serendang dan Engkes-engkes
Famili : Cerambycidae Ordo : Coleoptera
Selengkapnya »Hama Sengon laut (Paraserianthes falcataria)(1) Xystrocerajestiva Pascoe
Nama daerah: Uter-uter, Boktor Wowolan, Kumbang Serendang dan Engkes-engkes
Famili : Cerambycidae Ordo : Coleoptera
Selengkapnya »Hama Sengon laut (Paraserianthes falcataria)(1) Millionia Basalis WLK Nama daerah : – Famili : Geometridae Ordo : Lepidoptera Penggundulan dan kerusakan hebat terjadi pada hutan Pinus di Sumatera Utara. Misalnya pada tahun 1924 di dataran tinggi Karo, 1932 di Seribu Dolok, 1935 di Aek… Selengkapnya »Hama-hama Pinus Merkusii
(1) Serangga perusak daun (Depoliating insects)
Akibat dari serangan serangga sebagian atau seluruh bagian dan daun rusak karena dimakan. Serangga perusak daun biasanya termasuk di dalam ordo-ordo Lepidoptera (larva), Hymenoptera (dewasa) dan Diptera (hanya stadium larva yang merusak daun, sedangkan dan ordo Coleoptera (dewasa) dan Orthoptera (nimfa dan dewasa) dapat merusak daun.
Selengkapnya »Penggolongan Hama Hutan Berdasarkan Bagian Pohon yang Dirusak /DiserangKadar air suatu kayu dapat ditentukan melalui 3 metode. Ketiga metode itu meliputi:
(1) Metode kering tanur,
(2) Metode distilasi, dan
(3) Moisture meter.
Selengkapnya »Penentuan Kadar Air Dalam KayuDapat dimengerti bahwa kandungan air di dalam kayu sangat bervariasi, seirama dengan variasi kebasahan dan kekeringan kayu. Ada kandungan air dalam jumlah banyak, yaitu manakala terdapat air dalam jumlah sangat banyak pada kayu berkondisi segar.
Selengkapnya »Kadar Air Dalam KayuPengeringan kayu sangat penting, namun perlu dilakukan secara hati hati untuk menghindari kerusakan karena pengeringan yang kurang tepat.
Selengkapnya »Cara Pengeringan KayuHubungan antara air dan kayu dapat dilihat dari dua perspektif atau dua sudut pandang. Sudut pandang pertama dilakukan dengan menjadikan air sebagai titik tolah hubungan antara air dan kayu tersebut. Sebaliknya, sudut pandang yang kedua dilakukan dengan menjadikan kayu sebagai perspektive hubungan antar keduanya.
Selengkapnya »Perspektif Hubungan Kayu dan AirKayu sebagi bahan bngunan biologis, memiliki perilaku sebagaimana telah ditunjukkan pada sifat kimiawi, fisikalis dan mekanis. Secara kimiawi bahan kayu mengandung unsur pembentuk kayu yang menjadi bahan makanan bagi binatang/insekta. Sementara dari perilaku fisikalis dapat diketahui perilaku perubahan bentuk akan sangat erat berkaitan dengan faktor kembang susut dari kayunya. Begitu juga kekuatan kayu akan dapat mengalam perubahan; penurunan pada waktu kelembaban kayu mengalami perubahan, terutama naiknya kandungan kelembaban.
Selengkapnya »Penyiapan Kayu Sebagai Bahan BangunanProses Perkecambahan Biji (Jann dan Amen dalam Khan, 1934)
Fisiologis dan genetis:Serangkaian proses-proses yg merupakan kelanjutan dari metabolisme dan pertumbuhan yang telah terjadi sebelumnya; serta awal dari transkripsi genom.
Selengkapnya »Proses Perkecambahan BijiPerkecambahan biji: