Lompat ke konten
Kategori Home » Ekonomi » Halaman 28

Ekonomi

Evaluasi Signifikansi Koefisien Regresi

Untuk melihat  apakah  variabel  bebas (harga)  mempengaruhi  variabel  tidak  bebas (kuantitas), kita bisa melihat panel ketiga, kemudian melihat baris Price. Terlihat koefisien regresi untuk price adalah —2,60, yang berarti ada hubungan terbalik antara harga dengan kuantitas yang diminta (semakin tinggi harga, semakin rendah kuantitas yang diminta).

Selengkapnya »Evaluasi Signifikansi Koefisien Regresi

Analisis Regresi

Salah satu tehnik untuk mengestimasi kurva permintaan adalah dengan menggunakan tehnik regresi. Estimasi garis regresi bisa dilakukan dengan beberapa cara, missal metode likelihood function dan least square. Least square merupakan metode  yang  paling  sederhana.  Metode  tersebut  berusaha  menarik  garis  regresi sedemikian rupa sehingga garis tersebut akan meminimalkan kesalahan (error) kuadrat. Kesalahan  dalam  hal  ini  adalah  selisih  antara  garis  regresi  dengan  nilai  yang sesungguhnya. Estimasi bisa dilakukan dengan perhitungan formula, bisa juga langsung dilakukan oleh software statistic.

Selengkapnya »Analisis Regresi

Apa itu Cost of Capital ?

Konsep “Cost of Capital” adalah biaya penggunaan modal atau biaya modal nyata (riil) yang dapat digunakan untuk mendanai biaya investasi, operasional oleh suatu perusahaan . Ini merupakan konsep yang sangat penting dalam pembelanjaan perusahaan. Konsep ini dimaksudkan untuk dapat menentukan besarnya biaya yang secara riil harus ditanggung oleh perusahaan untuk memperoleh dana dari suatu sumber. Kebanyakan orang menganggap bahwa biaya penggunaan utang adalah sebesar tingkat bunga yang ditetapkan dalam kontrak (contractual interest). Hal ini benar kalau jumlah uang yang diterima sama besamya dengan jumlah nominal utangnya.

Selengkapnya »Apa itu Cost of Capital ?

Pengaplikasian Analisis Break Even Point (BEP) Dalam Unit Perusahaan Hutan

Dari segi kelestarian hutan, besarnya produksi telah diatur secara lestari dalam RKT-RTT. Jatah RKT-RTT merupakan batas maksimal produksi yang diperbolehkan. Persoalannya adalah pada keuntungan atau dengan pertingkat produksi berapa perusahaan akan memperoleh ataan lain harus diketahui lebih dulu berapa BEPnya.

Selengkapnya »Pengaplikasian Analisis Break Even Point (BEP) Dalam Unit Perusahaan Hutan

Menghitung Break Even Point dengan Cara: Trial and Error

Perhitungan break-even point dapat dilakukan dengan cara coba-coba, yaitu dengan menghitung keuntungan netto dan suatu volume produksi/penjualan tertentu. Apabila   perhitungan   tersebut   menghasilkan   keuntungan   maka   diambil volumepenjualan/produksi yang lebih rendah. Apabila dengan mengambil suatu volume penjualan tertentu, perusahaan menderita kerugian maka kita mengambil volume penjualan’produksi yang  lebih besar. Demikian dilakukan  seterusnya hingga  dicapai volume penjualanlproduksi besarnya biaya total.

Selengkapnya »Menghitung Break Even Point dengan Cara: Trial and Error

Rumus Break Even Point (BEP)

Dalam mengadakan analisa break even point , digunakan asumsi-asumsi dasar sebagai berikut:

  • Biaya di dalam perusahaan dibagi dalam golongan biaya variabel dan golongan biaya tetap.
  • Besarnya biaya variabel secata totalitas berubah-ubah secara proporsionil dengan volume produksi/penjualan. Ini berarti bahwa biaya variabel per unitnya adalah tetap sama.
Selengkapnya »Rumus Break Even Point (BEP)

Pengertian Break Even Point (BEP)

Apa itu Break Even Point ?

Break Even Point adalah suatu teknik analisa untuk mempelajari hubungan antara biaya tetap, biaya variabel, keuntungan dan volume kegiatan. Oleh karena analisa tersebut mempelajari hubungan antara biaya keuntunganvolume kegiatan, maka analisa tersebut sering pula disebut ‘Cost—Profit—Volume analysis” (CPV analysis). Dalam perencanaan keuntungan, analisa break-even merupakan “profitplanning approach” yang mendasarkan pada hubungan antara biaya (cost) dan penghasilan penjualan (revenue).

Selengkapnya »Pengertian Break Even Point (BEP)