Lompat ke konten
Kategori Home » Bibliotherapy

Bibliotherapy

Penelitian tentang Bibliotherapy

Baik fiksi maupun nonfiksi dapat digunakan saat memberi treatment pada klien dalam bibliotherapy. Walaupun bukti-bukti penelitian terbaru mendukung bahwa fiksi dapat digunakan sebagai alat terapeutik yang baik, namun penelitian secara jelas menyimpulkan bahwa material bacaan yang berupa buku bantu diri (self-help book) secara empiris terbukti merupakan alat klinis yang sangat berhasil.

Selengkapnya »Penelitian tentang Bibliotherapy

Siapa Yang Menggunakan Bibliotherapy

Pardeck & Pardeck (1987) melaporkan bahwa diantara profesional pemberi bantuan, yang paling sedikit menggunakan bibliotherapy adalah pekerja sosial. Pardeck & Pardeck (1987) menyimpulkan bahwa konselor sekolah mengenal baik bibliotherapy, yang direfleksikan melalui karya-karya yang dipublikasikan dalam dua jurnal utama konseling,… Selengkapnya »Siapa Yang Menggunakan Bibliotherapy

Sejarah Bibliotherapy

Selama berabad-abad, buku telah digunakan sebagai sumberdaya untuk membantu orang mengatasi masalahnya. Sebagai contoh, pada masa Thebes1 kuno, perpustakaan digambarkan sebagai “The Healing Place of The Soul”, tempat penyembuhan jiwa. Masyarakat Thebes kuno menghargai buku sebagai sebuah sumber untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Schrank dan Engels (1981) menyatakan bahwa praktik bibliotherapi dapat telusuri sampai masa Thebes kuno dan kemudian digunakan sebagai sumber bantuan untuk pengajaran dan penyembuhan.

Selengkapnya »Sejarah Bibliotherapy

Apa itu Bibliotherapy ?

Bibliotherapy telah dikenal dengan banyak nama, misalnya biblocounseling, biblioeducation, bibliopsychology, library therapeutic, biblioprophylaxis, tutorial group therapy, dan literatherapy (Rubin, 1978). Webster (1981) mendefinisikan bibliotherapy sebagai “guidance in the solution of personal  problems through directed reading.” Berry (1978) mendefinisikan bibliotherapy sebagai a family of techniques for structuring an interaction between a facilitator and a participant…based on mutual sharing of literature”.

Selengkapnya »Apa itu Bibliotherapy ?