Lompat ke konten
Kategori Home » Artikel Terbaru

Artikel Terbaru

Pengaruh Penggabungan Bahan Semihantar Jenis-n dan Jenis-p

Apabila bahan jenis-p dan jenis-n disambung akan terjadi sambungan p-n atau diode. Elektronn dari bahan jenis-n akan berdifusi (bergerak kian-kemari sambil bergeser) melintasi sambungan menuju bahan jenis-p; sebaliknya lubang dari bahan jems-p akan berdifusi melewati sambungan menuju daerah-n sampai terjadi suatu keseimbangan bila elektron maupun lubang tidak lagi berdifusi ke wilayah seberang sambungan.

Selengkapnya »Pengaruh Penggabungan Bahan Semihantar Jenis-n dan Jenis-p

Celah Tenaga pada Bahan Semihantar

Bahan semihantar mernpunyai sifat di antara sifat-sifat penghantar dan isolator. Dalam satuan s/m (siemen/meter) kehantaran/konduktivitas penghantar dalam orde 1016 atau lebih besar, isolator dalarn orde 10-4 atau lebih rendah, dan semihantar dalam orde 10-14. Dalam keadaan normal, suhu kamar, elektron bebas pada bahan semihantar lebih banyak daripada jumlah elektron bebas yang terdapat pada bahanisolator, namun tidak sebanyak elektron bebas yang terdapat pada bahan penghantar.

Selengkapnya »Celah Tenaga pada Bahan Semihantar

Proses Perkecambahan Biji

Proses Perkecambahan Biji (Jann dan Amen dalam Khan, 1934)

Fisiologis dan genetis:Serangkaian proses-proses yg merupakan kelanjutan dari metabolisme dan pertumbuhan yang telah terjadi sebelumnya; serta awal dari transkripsi genom.

Selengkapnya »Proses Perkecambahan Biji

Teknik Pematahan Dormansi Biji

Biji yang telah masak dan siap untuk berkecambah membutuhkan kondisi klimatik dan tempat tumbuh yang sesuai untuk dapat mematahkan dormansi dan memulai proses perkecambahannya. Pretreatment skarifikasi digunakan untuk mematahkan dormansi kulit biji, sedangkan stratifikasi digunakan untuk mengatasi dormansi embryo.

Selengkapnya »Teknik Pematahan Dormansi Biji