Lompat ke konten
Home » Teknik Informatika » Sistem Inferensi Fuzzy

Sistem Inferensi Fuzzy

  • oleh

Sistem inferensi fuzzy juga disebut juga dengan :

  • Sistem berbasis aturan fuzzy ( fuzzy rule based system)
  • Sistem pakar fuzzy ( fuzzy expert system)
  • Model fuzzy
  • Memori asosiatiffuizzy ( fuzzy assosciative memory).
  • Pengendali logika fuzzy ( fuzzy logic controller)
  • Sistem fuzzy.

Struktur dasar sistem inferensi fuzzy terdiri atas :

  1. Basis aturan yang berisi sejumlah aturan fuzzy yang memetakan nilal masukan fuzzy ke nilai keluaran fuzzy. Aturan mi sering dinyatakan dengan format IF – THEN.
  2. Basis data yang berisi fungsi keanggotaan dan himpunan fuzzy yang digunakan sebagai nilai bagi setiap variable system.
  3. Mekanisme penalaran fuzzy yang melakukan prosedur inferensi.

Gambar Struktur dasar system inferensi fuzzy

Unit fuzifikasi melakukan proses fuzifikasi dan data masuka tegas (crisp) dengan cara:

  1. Pemetaan nilai tegas variable masukan ke semesta wacana yang sesuai.
  2. Konversi dan data yang terpetakan tersebut ke istilah linguistik yang sesuai dengan himpunan fuzzy yang telah didefinisikan untuk variable tersebut.

Unit defuzifikasi melakukan pemetan dan keluaran inferensi fuzzy ke nilai tegas: Model inferensi fuzzy yang umum digunakan yaitu:

  • Model fuzzy Mamdani
  • Model fuzzy Sugeno.

Model Fuzzy Mamdani

Proses infenensi fuzzy untuk model fuzzy Mamdani terdiri atas langkah berikut:

  1. Tentukan derajat kesepadanan(degnee of match) antara data masukan fuzzy dengan himpunan fuzzy yang telah dideflnisikan untuk setiap variable masukan system dan setiap aturan fuzzy. Hal ini sening dilakukan dengan menggunakan ukunan derajat kemiripan (Ukuran kemiripan tidak diperlukan bila data masukan suatu singleton fuzzy)
  2. Hitung kuat penyulutan (fire strength) untuk setiap aturan berdasar pada derajat kesepadanan tersebut dan konektif (missal AND, OR) yang digunakan oleh variable masukan di dalam bagian premis (anteseden) dan aturan.

Lakukan implikasi fuzzy berdasan pada kuat penyulutan dan himpunan fuzzy terdefinisi untuk setiap variable keluaran di dalam bagian konsekuehi dari setiap aturan. Hasil implikasi fuzzy dani setiap atunan ini kemudian digabungkan. untuk menghasilkan keluaran inferensi fuzzy. Operasi yang dilakukan pada langkah 3 ini biasanya MAX-MTN dan MAX-DOT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.