Lompat ke konten
Home » Arsitektur » Saluran Listrik

Saluran Listrik

  • oleh

Saluran  listrik  adalah  istilah  umum  untuk  susunan  yang  terdiri  dari hantaran  beserta perlengkapan dan alat bantunya, yang berfungsi untuk menghantarkan listrik dari satu titik ke titik lainnya. Macam saluran listrik yang umum digunakan meliputi:

a.  Kabel Terisolasi yang di-expose.

Adalah penggunaan tipe kabel tertentu dimana tidak membutuhkan pelindung dan jalur untuk penghantar lagi. Sistem ini hanya mengandalkan pada konstruksi kabel itu sendiri untuk perlindungan secara mekanik maupun panas. Contoh: NM (Romex), AC (BX), MIC (dengan isolator mineral), ALS dan CS.

b.  Kabel Terisolasi Dalam Jalur Terbuka (tray).

Merupakan  sistem  yang  menggunakan  penyangga  terbuka  dan  menerus  untuk mendukung kabel. Penyangga yang dinamakan tray ini disokong dari plafon (ceiling) dengan menggunakan penggantung dan restok gantung. Sistem ini mengandalkan keamanan baik pada kabel maupun tray-nya.

c.   Kabel Terisolasi Dalam Jalur Tertutup.

Sistem ini paling umum digunakan dan dapat diterapkan untuk semua jenis kabel dan semua jenis fasilitas. Pada dasarnya dapat dibedakan dalam dua kelompok, yaitu:

Sistem yang dirakit di lapangan.

Yang termasuk dalam kategori ini adalah:

a. Kabel dalam Conduit.

Conduit adalah pelindung kabel berbentuk pipa yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap tekanan mekanis, tahan terhadap panas, tidak menjalarkan nyala api, dan tahan kelembaban.

Macam macam Conduit:

• Conduit Baja.

Conduit baja yang rigid, yaitu conduit baja dengan dinding yang tebal. Dapat digunakan pada semua area termasuk area berbahaya, dimana mungkin terjadi ledakan.

Conduit baja sedang, yaitu: conduit baja yang dapat digunakan pada semua kondisi, kecuali area berbahaya dimana mungkin terjadi ledakan. Pipa listrik baja, yaitu: conduit dari baja dengan dinding yang tipis, karenanya tidak boleh digunakan pada area yang berbahaya.

• Conduit Aluminium.

Dibanding dengan conduit dari baja, conduit aluminium memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

  • Beratnya lebih ringan dibandingkan dengan conduit baja.
  • Ketahanan yang jauh lebih balk terhadap korosi dan pengaruh cuaca.
  • Lebih mudah pengerjaannya, sehingga biaya untuk upah buruh jauh lebih rendah.

• Flexible Metal Conduit.

Penggunaannya terutama di tempat-tempat yang ada vibrasi atau getaran, karena dapat mengisolasi suara atau getaran tersebut. Bisa terbuat dari baja, kuningan, perunggu atau aluminium.

• Liquid Tight Flexible Metal Conduit.

Digunakan terbatas pada hubungan dimana fleksibititas dan ketahanan terhadap cairan (kedap air) dibutuhkan. Terbuat dari metal dengan ditutup jaket ketat dari cairan.

• Non-metalic Conduit.

Terbuat dari bahan bukan metal, bisa dari fiber, PVC, asbestos-cement, dan lain-lain.

b. Floor Raceway.

Yang dimaksud dengan floor raceway adalah semua jenis jalur kabel yang ditempatkan atau berhubungan dengan struktur lantai. Berfungsi sebgai saluran yang memegang dan atau  menopang  kawat,  kabel  atau  rel,  yang  direncanakan  hanya  untuk  keperluan tersebut.

c. Sistem yang dirakit di Pabrik.

Sistem ini pada umumnya digunakan terbatas pada saluran listrik cabang. Meliputi kabel-kabel yang telah dirakit dipabrik dan jalur kabel yang telah dipasangi kabel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.