Lompat ke konten
Kategori Home » Farmasi » Reaktor-Produksi Radionuklida

Reaktor-Produksi Radionuklida

Variasi dari radionuklida diproduksi dalam reaktor nuklir. Reaktor nuklir dikontruksi dnegan “fuel rods” dibuat dari material fissile seperti enriched 235U dan 239PU.

Inti fuel mengalami fission spontan dengan kemungkinan yang sangat rendah.

Fission adalah dinyatakan sebagai pemecahan dari inti berat kedalam dua fragmen yang mendekati masanya sama, dibarengi dengan emisi 2-3 neutron dengan energi utama sekitar 1,5 MeV. Pada setiap fission, ada keluar concomitan energi sebesar 200 MeV yang tampak sebagai panas dan umumnya dihilangkan dengan pertukaran panas untuk menghasilkan listrik dalam rencana tenaga nuklir.

Emisi neutron dalam tiap fission dapat menyebabkan fission selanjutnya dari inti yang fission nable lain dalam fuel rods untuk menyiapkan kondisi yang baik. Ini jelas akan mengawali reaksi rantai, terutama membuat situasi eksplosif dalam reaktor.

Reaksi rantai ini harus dikontrol, yang dibarengi dengan bentuknya yang tepat, ukurannya, dan masa dari material fuel dan yang lain dan tekni insinyur yang bagus.

Agar kontrol reaksi rantai berkesinambungan sendiri, kelebihan neutron (lebih dari 1), dihilangkan dengan penempatan cadmium rods dalam inti fuel (cadmium mempunyai probibilitas tinggi mengabsorpsi panas neutron).

Fuel rods dari material fissile adalah “interspersed” dalam reaktor core dengan jarak diantaranya. Emisi neutron dengan energi utama 1,5 MeV dari permukaan dari fuel rods mempunyai probibilitas rendah dari interaksi dengan inti lain dan maka dari itu tidak melayani berapa maksud yang baik.

Telah diketemukan neutron dengan energi termal (0,025 eV berinteraksi dengan beberapa inti lain, sangat efisien memproduksi berbagai radionuklida. Agar membuat energi tinggi atau juga dikatakan neutron cepat lebih berguna, mereka dipanaskan atau silowdon dengan interaksi dengan material berat molekul rendah, seperti air berat, berilium, dan grafit, yang didistribusikan dalam space antara fuel rods.

Material ini disebutnya moderator. Flux atau intensitas dari neutron termal juga didapat berjarak antara 1011 sampai 1014 neutron / (senti meter kuadrat. Sec) dan mereka penting dalam produksi beberapa radionuklida. Bila elemen target disisipkan didalam reaktor core, termal neutron akan berinteraksi dengan inti target dengan probibilitas tak tentu untuk memproduksi nuklida lain.

Probibilitas pembentukan radionuklida dengan termal neutron bervariasi dari elemen ke elemen.

Dalam reaktor, 2 tipe interaksi dengan termal neutron adalah penting dalam produksi dari berbagai radionuklida yang berguna. Fission dari elemen berat, neutron capture atau reaksi (n,g). Dua reaksi ini diterangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *