Lompat ke konten
Home » Sosial Politik » Pengertian Lembaga Sosial

Pengertian Lembaga Sosial

  • oleh

Lembaga sosial adalah seperangkat norma sosial yang kompleks dan terintegrasi yang diatur di sekitar pelestarian nilai dasar kemasyarakatan. Jelas, sosiolog tidak mendefinisikan institusi dengan cara yang sama, seperti halnya orang di jalan. Orang awam cenderung menggunakan istilah “institusi” secara longgar, untuk gereja, rumah sakit, penjara, dan banyak hal lainnya sebagai institusi.

Menurut Sumner dan Keller, lembaga adalah minat atau aktivitas vital yang dikelilingi oleh kumpulan adat istiadat dan folkways. Sumner memahami institusi tidak hanya dari konsep, ide atau minat tetapi juga institusi. Yang dimaksud dengan struktur adalah aparatur atau sekelompok fungsionaris. Lester F Ward menganggap lembaga sebagai sarana untuk mengontrol dan memanfaatkan energi sosial. L.T Hobhouse menggambarkan lembaga sebagai keseluruhan atau bagian dari perangkat kehidupan sosial yang mapan dan diakui.

Robert Maclver menganggap lembaga sebagai bentuk atau kondisi yang mapan dari karakteristik prosedur kegiatan kelompok. Sosiolog setuju bahwa institusi muncul dan bertahan karena kebutuhan yang dirasakan pasti dari anggota masyarakat. Meskipun ada kesepakatan penting tentang asal mula umum lembaga, sosiolog berbeda pendapat tentang faktor pendorong spesifik. Sumner dan Keller menyatakan bahwa institusi muncul untuk memenuhi kepentingan vital manusia. Ward percaya bahwa mereka muncul karena tuntutan sosial atau kebutuhan sosial. Lewis H Morgan mengaitkan dasar setiap institusi dengan apa yang dia sebut keinginan abadi.

Instituisi Utama Lembaga Sosial

Sosiolog sering menggunakan istilah “lembaga” untuk menggambarkan sistem normatif yang beroperasi di lima bidang dasar kehidupan, yang dapat ditetapkan sebagai lembaga utama.

(1) Dalam menentukan Kekerabatan;

(2) dalam menyediakan penggunaan kekuasaan yang sah;

(3) dalam mengatur distribusi barang dan jasa;

(4) dalam mentransmisikan pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya; dan

(5) dalam mengatur hubungan kita dengan supranatural. Dalam bentuk singkatan, atau sebagai konsep, kelima lembaga dasar ini disebut keluarga, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.