Lompat ke konten
Home » Sosial Politik » Komunikasi Sebagai Jembatan Interaksi

Komunikasi Sebagai Jembatan Interaksi

  • oleh

Komunikasi merupakan kegiatan pernyataan antar manusia, yang efek akhirnya adalah kesamaan pengertian sehingga menimbulkan perubahan perilaku. Dengan demikian komunikasi merupakan proses social yang bersifat mendasar dalam rangka menjembatani interaksi antar manusia, dalam rangka mencapai harapan tertentu. Dalam hal ini kegiatan komunikasi dapat dilakukan untuk memenuhi kepentingan :

a. pengumpulan dan distribusi informasi yang menyangkut berbagai peristiwa di dalam lingkungan,

b. kegiatan korelasi, yang meliputi interpretasi informasi tentang lingkungan dan memberikan/menyarankan jalan keluar (propaganda),

c. pemindahan atau pengalihan warisan sosailyang dipusatkan pada pengkomunikasian pengetahuan, nilai-nilai dan norms sosail serta berlangsung dari generasi yang satu kepada yang lain, atau dari anggota kelompok yang lama kepada pendatang baru (pendidikan).

Dalam membahas kegiatan komunikasi antar manusia, ternyata ditemukan berbagai bentuk yang masing-masing memiliki karakteristik penggunaan yang spesifik.

Bentuk Bentuk Komunikasi

1. Komunikasi antar individu/antarpersona/inter personal communication.

Merupakan komunikasi antara individu yang satu dengan individu yang lain. Dalam komunikasi ini terdapat ciri-ciri sebagai berikut :

  • Komunikasi antarpersona merupakan suatu spoken symbolic interaction, atau diterjemahkan secara bebas menjadi interaksi yang menggunakan lambang kata kata
  • Komunikasi antarpersona meliputi semua faktor yang turut bermain dalam pembicaraan dan berpengaruh terhadap orang yang diajak berbicara sebagai usaha untuk memelihara hubungan yang bersifat komunikatif dengan orang lain

hasil yang bersifat resiprosal, dapat meliputi tiga wujud, yaitu :

  • Utilitarian artinya meliputi kegunaan dan kemanfaatan serta nilai-nilai yang dapat diambil dari pembicaraan yang bersangkutan,
  • Aesthetic adalah suatu ukuran yang meliputi kesenangan, kegembiraan atau hiburan yang dapat diambil dari pembicaraan tersebut,
  • Theraputic adalah sebagai hasil yang bersifat mengatasi kesulitan, memperbaiki atau mengakrabkan kembali hubungan komunikatif antara mereka yang berkomunikasi sekiranya sebelumnya terdapat suatu gangguan.

2. Komunikasi kelompok

Merupakan komunikasi dengan cara komunikator menghadapi sekelompok orang (dua orang atau lebih) dalam bentuk-bentuk seperti: kuliah, rapat, briefing, konperensi, penataran, seminar, workshop, dll. Dalam kegiatan komunikasi ini komunikator berkesempatan untuk bertatap muka secara intensif dengan audiencenya . Karena itu dalam komunikasi ini titik beratnya ditujukan kepada pengisian atau penambahan pengetahuan dengan cara mengaktifkan rasio, pikiran, dan intelektual manusia.

3. Komunikasi transendental

Merupakan komunikasi di luar tanggapan panca indera manusia. Komunikasi yang demikian adalah komunikasi manusia dengan Tuhan, dengan yang ghaib (sembahyang, semedi, tafakur, dll.)

4. Komunikasi intra persona

Merupakan komunikasi dengan diri sendiri. Manusia sering bercakapcakap dengan dirinya sendiri, Misalnya introspeksi ataui menilai tentang dirinya sendiri dalam hubungan dengan sesuatu.Atau kalau terjadi sesuatu, maka is bertanya , mengapa hal demikian terjadi.Ia mencari jawabnya dan untuk ituia berkomunikasi dengan dirinya sendiri.

5. Komunikasi massa

Merupakan komunikasi yang ditujukan ke sejumlah besar orang atau yang biasa disebut dengan massa. Dalam hal ini massa dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :

a. massa abstrak, yaitu sejumlah orang yang tersebar di berbagai tempat dan tidak dapat dilihat oleh komunikator, namun mempunyai perhatian/minat terhadap hal yang sama, misalnya surat kabar, televisi, radio, buku majalah, dsb.

b. Massa fisik/nyata/riil, adalah massa pengunjung panggung terbuka, pengunjung rapat akbar, pengunjung pasar, penonton sepak bola , dll.

Komunikasi massa ini spesial, karena menyangkut sasaran yang besar jumlahnya, sehingga komunikasi massa ini memiliki ciri-ciri yang berbeda dari bentuk komunikasi lain, yaitu :

a. Komunikator biasanya suatu lembaga

b. Mediumnya yang dapat dipergunakan oleh orang banyak (surat kabar, majalah, buku, radio, teleyisi, pengeras suara,

c. Komunikan adalah massa

d. Penyebaran pesan bersifat serentak, pada saat yang bersamaan.

e. Umpan balik bersifat tidak langsung, ada tenggang waktu, ada jarak

f. Pesan yang disebarkan melalui komunikasi massa memiliki kecenderungan untuk tidak langsung berpengaruh terhadap massa.

6. Public ralations

Merupakan komunikasi yang menyatakan hubungan antar publik yang mencakup masalah cukup luas dan tersebar diberbagai tempat. Contohnya, publik pirsawan sinetron teleyisi, publik mobil daihatsu, dll.

7. Propaganda

Merupakan komunikasi yang mengubah pendapat dan tingkah laku komunikan sesuai dengan pola yang telah ditetapkan/dirumuskan oleh komunikator/ penyebar luas pesan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.