Lompat ke konten
Home » Ekonomi » Golongan Biaya Menurut Hubungan Biaya dengan Sesuatu yang Dibiayai

Golongan Biaya Menurut Hubungan Biaya dengan Sesuatu yang Dibiayai

  • oleh

Mulyadi (1993) menyatakan bahwa, sesuatu yang dibiayai dapat berupa produk atau departemen.   Dalam   hubungannya   dengan   sesuatu   yang   dibiayai,   biaya   dapat dikelompokkan menjadi dua golongan :

1. Biaya langsung (direct cost)

Biaya langsung adalah biaya yang terjadi, yang penyebab satu-satunya adalah karena adanya sesuatu yang dibiayai. Jika sesuatu yang dibiayai tersebut tidak ada, maka biaya langsung ini tidak akan terjadi. Jika sesuatu yang dibiayai tersebut tidak ada, maka biaya langsung ini tidak akan terjadi. Dengan demikian biaya langsung akan mudah diidentifikasikan dengan sesuatu yang dibiayai. Biaya produksi langsung terdiri dari biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

Biaya  langsung  departemen      (direct  department  costs)  adalah  semua  biaya  yang terjadi di dalam departemen tertentu. Contohnya adalah biaya tenaga kerja yang bekerja dalam Departemen Pemeliharaan merupakan biaya langsung departemen bagi Departemen   Pemeliharaan   dan   biaya   depresiasi   mesin   yang   dipakai   dalam departemen tersebut, merupakan biaya langsung bagi departemen tersebut.

2.   Biaya tidak langsung (indirect cost)

Biaya tidak langsung adalah biaya yang terjadinya tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung dalam hubungannya dengan  produk  disebut  dengan  istilah  biaya  produksi  tidak  langsung  atau  biaya overhead pabrik (factory overhead costs). Biaya ini tidak mudah diidentifikasikan dengan produk tertentu. Gaji mandor yang mengawasi pembuatan produk A, B, dan C merupakan biaya tidak langsung bagi baik produk A, B, maupun C, karena gaji mandor tersebut terjadi bukan hanya karena perusahan memproduksi salah satu produk tersebut, melainkan karena memproduksi ketiga jenis produk tersebut. Jika perusahaan hanya menghasilkan satu macam produk (misalnya perusahaan semen, pupuk urea, gula) maka semua biaya merupakan biaya langsung dalam hubungannya dengan produk. Biaya tidak langsung dalam hubungannya dengan produk sering disebut dengan istilah biaya overhead pabrik (factory overhead costs).

Dalam hubungannya dengan departemen, biaya tidak langsung adalah biaya yang terjadi  di  suatu  departemen,  tetapi  manfaatnya  dinikmati  oleh  lebih  dari  satu departemen. Contohnya adalah biaya yang terjadi di Departemen Pembangkit Tenaga Listrik. Biaya ini dinikmati oelh departemen-departemen lain dalam perusahaan, baik untuk   penerangan   maupun   untuk   menggerakkan   mesin   dan ekuipmen   yang mengkonsumsi listrik. Bagi departemen pemakai listrik, biaya listrik yang diterima dari alokasi biaya Departemen Pembangkit Tenaga Listrik merupakan biaya tidak langsung departemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.