Lompat ke konten
Home » Statistik » Definisi Human Error

Definisi Human Error

  • oleh

Human Error adalah kegagalan tindakan yang direncanakan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Faktor pembentuk kinerja ada di tingkat individu, pekerjaan, dan organisasi, dan bila dikelola dengan buruk dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya Human Error . Ketika kesalahan terjadi di lingkungan berbahaya, ada potensi lebih besar untuk terjadi kesalahan. Dengan memahami Human Error, pihak yang bertanggung jawab dapat merencanakan skenario kesalahan yang mungkin terjadi, dan menerapkan hambatan untuk mencegah atau mengurangi terjadinya kesalahan potensial.

Kesalahan dihasilkan dari berbagai pengaruh, tetapi proses mental yang mendasari yang menyebabkan kesalahan konsisten, memungkinkan pengembangan tipologi Human Error. Pemahaman tentang jenis kesalahan yang berbeda sangat penting untuk pengembangan alat dan strategi pencegahan dan mitigasi kesalahan yang efektif. Berbagai alat dan strategi ini harus diterapkan untuk menargetkan berbagai jenis kesalahan jika ingin efektif.

Human Error dalam bahasa Indonesia adalah ” Kesalahan Manusia”

Kesalahan dapat terjadi baik dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan. Rencana bisa cukup atau tidak memadai, dan tindakan (perilaku) bisa disengaja atau tidak disengaja. Jika sebuah rencana memadai, dan tindakan yang disengaja mengikuti rencana itu, maka hasil yang diinginkan akan tercapai. Jika suatu rencana memadai, tetapi tindakan yang tidak disengaja tidak mengikuti rencana tersebut, maka hasil yang diinginkan tidak akan tercapai. Demikian pula, jika rencana tidak memadai, dan tindakan yang disengaja mengikuti rencana tersebut, hasil yang diinginkan sekali lagi tidak akan tercapai. Poin kesalahan ini ditunjukkan pada gambar di bawah dan dijelaskan dalam contoh berikut.

Human Error – kegagalan dalam perencanaan dan pelaksanaan

Contoh: Kegagalan rencana dan tindakan

Image by : https://www.nopsema.gov.au/resources/human-factors/human-error/

Kita akan ambil contoh si A telah menyelesaikan tugas terakhirnya untuk hari itu dan hasil yang diinginkannya adalah mendapatkan modul akomodasi. Dia tahu bahwa jalurnya yang biasa ke modul akomodasi telah dibarikade, jadi dia merencanakan rute lain untuk sampai ke sana. Dari perspektif human error, ada tiga skenario alternatif potensial yang mungkin bisa dilakukan si A dalam menjalankan rencananya:

  • Hasil 1 – Sukses: Modul akomodasi mudah dicapai melalui rutenya yang direncanakan (rencana yang memadai), dan dia mengikuti rute tersebut (tindakan yang disengaja), sampai di modul akomodasi.
  • Hasil 2 – Error: Modul akomodasi mudah dijangkau melalui rute yang direncanakan (rencana yang memadai), tetapi saat dia mulai berjalan, otaknya beralih ke autopilot. Dia mengikuti jalannya yang biasa (tindakan yang tidak disengaja) sampai dia mencapai barikade, dan harus menelusuri kembali langkahnya.
  • Hasil 3 – Error : Rute yang direncanakan tidak mengarah ke modul akomodasi (rencana tidak memadai), dan ia mengikuti rute yang direncanakan (tindakan yang disengaja), hingga ia tiba di bengkel dan harus mencari rute yang berbeda untuk menuju ke modul akomodasi .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.