Koefisien Variasi : Rasio deviasi standar dari suatu distribusi terhada nilai rata-rata dari distribusi tersebut. Semakin tinggi CV maka Resiko semakin besar. Penggunaan CV lebih efektif untuk membandingkan resiko yang memiliki tingkat pengembalian yang berbeda.
Rumus Pengukuran Resiko dengan pendekatan statistik : Coefisien Variasi

Cara Menghitung Pengukuran Resiko dengan pendekatan statistik : Coefisien Variasi
| Statistic | Baja | Konstruksi |
| Expected Return | 5% | 14% |
| Standar Deviasi | 7.38% | 14.8% |
| Coefisien Variasi | 1.48 | 1.06 |
| Jika berdasarkan standar Deviasinya maka yang dipilih adalah Baja . Akan tetapi Asset Y memberikan tingkat pengembalian yang lebih besar sehingga perlu menggunakan pengukuran dengan koefisien Variasi. Sehingga Baja lebih beresiko dari Konstruksi |