Lompat ke konten
Kategori Home » Ekonomi » Halaman 8

Ekonomi

Product-Level Activity Center

Product-level activities berhubungan dengan produk yang spesifik dan secara khusus dilakukan tanpa memperhatikan berapa banyak batch atau unit yang diproduksiatau dijual. Contohnya adalah aktivitas mendesain produk, mempromosikan produk, biaya hukum hak patent dan merk, dan lain-lain.

Selengkapnya »Product-Level Activity Center

Batch-Level Activity Center

Batch-level activity adalah aktivitas yang dilakukan setiap waktu suatu batch ditangani atau diproses, tanpa memperhatikan berapa banyak unit yang terdapat dalam batch. Sebagai contoh batch-level activity adalah aktivitas pesanan pembelian, setup mesin, mengatur pengiriman produk kepada konsumen.

Selengkapnya »Batch-Level Activity Center

Unit-Level Activity Center

Unit-Level Activity adalah aktivitas yang dilakukan untuk memproduksi setiap satu unit produk. Contoh aktivitas ini pada perusahaan Unterman adalah inspection costs, machine-related utility costs, dan costs for production supplies. Total unit-level cost meningkat atau menurun untuk setiap shirts sesuai dengan perubahan volume produksi.

Selengkapnya »Unit-Level Activity Center

Activity Based Costing (ABC)

Activity-based costing (ABC) adalah pendekatan penentuan biaya produk yang membebankan biaya kepada produk atau jasa berdasarkan konsumsi sumber daya yang disebabkan karena aktivitas. Dasar pemikiran pendekatan penentuan biaya im adalah bahwa produk atau jasa perusahaan dilakukan oleh aktivitas dimana aktivitas yang dibutuhkan tersebut menggunakan sumber daya yang menyebabkan timbulnya biaya.

Selengkapnya »Activity Based Costing (ABC)

Pengaruh Inflasi pada Capital Budgeting

Apabila laju inflasi cukup signifikan, maka perlu diperimbangkan dalam keputusan capital budgeting.

Ada dua komponen yang terpengaruh oleh inflasi, yaitu aliran kas masuk dan tingkat penghasilan (rate of return) atau cost of capital yang diinginkan. Oleh karena itu kedua komponen tersebut perlu disesuaikan. Pedoman penyesuaiannya adalah sebagai berikut

Selengkapnya »Pengaruh Inflasi pada Capital Budgeting

Dampak Inflasi

Suatu perusahaan melakukan investasi pada jasa pengakutan. Investasi kendaraan senilai Rp 500.000.000,- dengan umur ekonomis 5 tahun. Kendaraan tersebut didepresiasi dengan garis lurus tanpa residu. Pendapatan rata-rata per tahun sebesar Rp 200.000.000,- dan biaya tunai per tahun Rp 40.000.000,-. Tingkat keuntungan yang dianggap layak adalah 14% dan pajak sebesar 20%.

Selengkapnya »Dampak Inflasi