Lompat ke konten
Kategori Home » Ilmu Psikologi » Persepsi Visual

Persepsi Visual

  • oleh

Persepsi visual adalah perceptual constancies (kekonstanan perceptual). Tujuan utama sistem perseptual kita adalah menentukan apa yang ada dan di mana keberadaannya, artinya menentukan identitas dan lokasi objek di dalam lapangan penglihatan kita. Selain itu, bertujuan juga untuk mempertahankan penampilan objek konsatan walaupun kesannya pada retina berubah.

Kita menghayati suatu objek sebagai tetap relatif konstan tanpa memandang perubahan cahaya, posisi dari mana kita memandangnya, atau jarak objek dari kita. Kecenderungan ke arah kekonstanan ini disebut kekonstanan perseptual (perceptual constancies). Kekonstanan perceptual terdiri atas :

a. Kekonstanan Ukuran

Kecenderungan ukuran adalah kita menganggap ukuran benda relatif konstan tidak peduli berapa jaraknya. Contohnya, simpan dua pensil di depan mata kita dengan jarak yang berbeda. Pensil A 20 cm dan pensil B 50 cm. Pensil B terlihat lebih kecil daripada pensil A. Namun, pada kenyataannya kedua pensil tersebut ukurannya sama.

b. Kekonstanan Warna

Kecenderungan suatu objek untuk tetap kira-kira berwarna sama dengan sumber cahaya yang berbeda dinamakan kekonstanan warna. Kekonstanan warna dapat dihilangkan dengan menggerakkan benda dari latar belakangnya. Contohnya, jika kita melihat tomat yang matang melalui tabung yang menutup sekelilingnya, tomat dapat tampak berwarna apa saja, bisa biru, hijau, atau merah muda tergantung dari panjang gelombang yang terpantul.

c. Kekonstanan Bentuk

Kecenderungan bentuk adalah kita menangkap bentuk konstan walaupun bayangan pada retina berubah. Contohnya, jika sebuah pintu membuka ke arah kita, bentuk bayangan pada retina mengalami seurutan perubahan. Bentuk pintu yang persegi

empat menghasilkan bayangan trapezoid, saat tepi yang bergerak ke arah kita menjadi lebih lebar dibandingkan tepi yang melekat pada engsel; kemudian bentuk trapezoid menjadi semakin pipih dan akhirnya yang terproyeksi ke retina adalah suatu bentuk batang vertical yang setebal ketebalan pintu. Namun, kita tetap suatu pintu yang membuka tidak berubah.

d. Kekonstanan Terang

Kekonstanan terang adalah keterangan yang dihayati dari suatu objek tertentu sulit berubah walaupun jumlah cahaya yang dipantulkan berubah secara dramatis. Contohnya, kain beludru akan sama hitamnya di bawah cahaya matahari dengan di bawah cahaya redup, walaupun ia memantulkan ratusan kali lebih banyak cahaya jika tersinari langsung oleh cahaya matahari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *