Lompat ke konten
Home » Sosial Politik » Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

  • oleh

Secara konseptual, tersedia banyak definisi yang membingkai pengertian organisasi. Salah satu rumusan teoritis yang sangat komprehenship untuk mendiskripsikan pengertian organisasi adalah :

  1. Chester I Bernard, menyatakan bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas kerjasama dari dua orang atau lebih, sesuatu yang tak berwujud dan tak bersifat pribadi, sebagian mengenai hal dan mengenai hubungan-hubungan.

2. Jhon M. Gaus melihat organisasi sebagai tata hubungan antara orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggungjawab.

Berpijak pada sejumlah rumusan teoritis organisasi, maka dapat diambil benang merah pengertian, dimana organisasi secara umum dimaknai sebagai wadah serta proses kerja sama sejumah manusia yang terikat dalam hubungan foimal dalam rangka hierarki untuk mencapaf tujuan yang telah ditentukan.

Unsur-unsur yang melekat dalam suatu organisasi , meliputi:

1. adanya dua orang atau Iebih sebagai proses interaksi,

2. adanya maksud untuk kerjasama dan interaksi tersebut sehingga organisasi menjadi wadah serta proses kerjasama sejumlah manusia yang terikat dalam hubungan formal,

3. adanya pengaturan hubungan yang dalam organisasi diwujudkan dengan adanya rangkaian heirarki, yaitu hubungan bahwa dalam sesuatu organisasi selalu terdapat atasan dan bawahan dan sifat hubungan tersebut adalah dinamis, dalam arti manusia-manusia yang menduduki jabatan-jabatan tersebut bisa berganti-ganti pada setiap saat diperbaiki,

4. adanya tujuan yang hendak dicapai, sehingga organisasi bukanlah tujuan, melainkan hanya alat untuk mencapai tujuan untuk melaksanakan tugas pokok.

Pada dasarnya organisasi dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu: pertama, struktur, merupakan suatu cetak biru organisasi yang menunjukkan bagaimana orang dan pekerjaan dikelompokkan bersama. Struktur ini meliputi desain pekerjaan (mengacu pada proses yang digunakan para pimpinan organisasi merinci isi , metode dan hubungan setiap pekerjaan untuk memenuhi tutuntan organisasi dan individu), dan desain organisasi (menunjukkan dalam struktur organisasi).

Adapun faktor kedua adalah proses, merupakan aktivitas yang memberikan nafas kehidupan bagi organisasi. Dalam kategori umum, proses meliputi komunikasi (menghubungkan organisasi dengan Iingkungan, termasuk bagian-bagiannya), evaluasi prestasi kerja (dilakukan oleh pimpmnan organisasi kepada prestasi indivudu dan kelompok dalam organisasi), pengambilan keputusan (tergantung pendifinisian yang tepat dan tujuan dan sarana yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut), sosialisasi (proses penyadaran individu atas tujuan organisasi), dan pengembangan karier (dimana individu memasuki organisasi untuk tujuan dan karier pribadi mereka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.