Lompat ke konten
Home » Farmasi » Pengertian dan Ruang Lingkup Bioanalisis Dalam Farmasi

Pengertian dan Ruang Lingkup Bioanalisis Dalam Farmasi

  • oleh
  • Oktober 10, 2020Oktober 10, 2020

Bioanalisis yang dibahas disini merupakan bioanalisis dalam pengertian sempit yaitu merupakan analisis obat dalam cairan hayati atau sampet biologis. Sampel biotogis mi ada karena adanya uji hayati baik uji hayati kualitatif maupun kuantitatif, sehingga  antara  bioassay  dan  bioanalisis  sesungguhnya  tidak  bisa  benar-benar dipisahkan.

Definisi dan ruang Iingkup bioanalisis

Bioanalisis merupakan analisis baik secara kualitatif maupun kuantitatif suatu bahan obat maupun sediaan obat dalam sampel biologis.

1. Bioanalisis kualitatif

Bioanalisis  kualitatif  merupakan  analisis  suatu  bahan  obat  maupun sediaan obat dalam sampel biologis yang berdasarkan ciri atau sifat fisika kimia senyawa. Disini tidak dihitung jumlahnya atau ditetapkan kadarnya, namun Iebih ditekankan pada pemeriksaan untuk mengetahui keberadaan senyawa yang diinginkan.

2. Bioanalisis kuantitatif

Bioanalisis  kuantitatif  merupakan  analisis  suatu  bahan  obat  maupun sediaan  obat  dalam  sampel  biologis  yang  didasarkan  pada  keberadaan senyawa,  dengan  cara  melakukan  penetapan  Kadarnya.  Sehingga  bisa diketahut besarnya senyawa dan bisa dinyatakan secara kuantitatif.

3. Bioanalisis dalam percobaan in-vivo

Percobaan in-vivo dilakukan menggunakan subyek uji secara utuh baik pada penehtian pre-klinik (menggunakan hewan uji utuh) atau uji klinik pada sukarelawan sehat ataupun pasien. Percobaan bisa meliputi uji farmakologi, farmakokinetika, toksikologi, uji bioekivalensi, uji klinik dan fase I sampal IV, monitoring    obat,    pengembangan    dan    modifikasi    struktur    maupun pengembangan formulasi obat.

Obat dimasukkan ke dalam tubuh subyek uji (di dalam tubuh makhluk hidup), untuk dilihat efeknya atau pengaruh tubuh terhadap obat, dan sampel biologis bisa berupa sampel darah, urin, saliva, biopsi jaringan, organ atau sampel yang lain tergantung jenis percobaan yang dilakukan.

4.  Bioanalisis dalam percobaan in-vitro

Percobaan in-vitro merupakan percobaan yang dilakukan diluar tubuh makhluk hidup, tetapi media yang digunakan tetap berasal dan tubuh makhluk hidup yang diambil dan bagian tertentu. Bisa berupa darah, kultur sel, atau organ terisolasi (jantung, usus, otot trachea dan sebagainya). Pada percobaan in-vitro penlu keahlian khusus dan pengalaman agar diperoleh hasil yang valid, perlu latihan bagaimana untuk preparasi organ, bagaimana menjaga kondisi agar organ tetap berfungsi, medium apa yang cocok untuk digunakan datam kultur set, bagaimana komposisi medium yang sesuai harus diperhatikan dengan seksama.

Penanganan  sampet  juga  tidak  kalah  rumit  dibanding  sampel  dan percobaan in-vivo, masing-masing memiliki karakteristik tersendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.