Lompat ke konten
Home » Arsitektur » Jenis AC Menurut Kecepatan dan Pemindahan Kalor

Jenis AC Menurut Kecepatan dan Pemindahan Kalor

  • oleh
  • Desember 12, 2020Desember 12, 2020

Jenis AC Menurut Kecepatannya diantaranya adalah :

a.Commercial Comfort AC

Adalah sistem AC pada bangunan umum dengan kecepatan udara antara 15002500 fpm dan lebih besar dari 2500 fpm.

b.Factory Comfort AC

Adalah sistem AC yang digunakan pada bangunan pabrik. Kecepatan udara antara 2200-5000 fpm.

JENIS AC MENURUT CARA PEMINDAHAN KALOR:

a. Pemindahan gas (direct type)

b. Pemindahan dengan cairan (indirect type)

Pada kondensor tidak langsung dengan udara, tapi didinginkan dengan air, disebut absorbtion type.

Jenis larutan pendingin / refrigerant yang digunakan dapat berupa :

•  air biasa

•  larutan garam CaCl2, LiCI (lithium Chlorida), SiCI (Silicon Chlorida)

Berdasarkan sistem transmisi udaranya AC dapat dibedakan atas:

• Low Velocity system (LV)

• High Velocity system (HV)

Berdasarkan kecepatannya AC dibedakan menjadi dua macam:

1. Commercial Comfort AC

•  L.V. up to 2500 fpm, normal 1200 fpm – 2200 fpm

•  H.V. diatas 2500 fpm

2. Factory Comfort AC

•  L.V. sampai 2500 fpm, normal 2200 fpm – 2500 fpm

•  H.V. 2500 – 5000 fpm

SISTEM PENDINGINAN PADA COOLING UNIT Sistem ini terdiri atas:

a. Spray Type, berupa semprotan udara (cooling tower), yang dibedakan dalam 2 macam alat:

•   Cooling Tower

•   Typical sentral AC

b. Coil Surface Type, berupa pipa pendingin seperti kumparan. Prinsip utama yaitu dengan menjalankan udara dalam coil atau dengan cara sirkulasi udara. Cara ini dibedakan menjadi 2 macam:

•  Direct Type. Menggunakan pendingin udara.

•  Indirect Type. Menggunakan pendingin larutan.

Setelah udara dilewatkan melalui rangkaian coil tersebut, maka kelebihan panas yang ditampung dalam beberapa coil kemudian didinginkan oleh fan/kipas sirkulasi.

c. Absorbtion Type

Menggunakan larutan garam sebagai penyerap panas (calcium chlorida, LiCI, SiCI). Keuntungan penggunaan garam antara lain:

•   Cepat larut dalam air.

•  Menyerap dengan baik dan tidak terjadi reaksi terhadap macam-macam.

•   Mempunyai konsentrasi tinggi.

•  Murah dan mudah didapat.

Referesensi : Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.